<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Media Terbuka, Author at MediaTerbuka</title>
	<atom:link href="https://www.mediaterbuka.com/author/mediaterbuka/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mediaterbuka.com/author/mediaterbuka</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Mar 2023 17:30:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mediaterbuka.com/wp-content/uploads/2023/02/cropped-Favicon-MediaTerbuka-32x32.png</url>
	<title>Media Terbuka, Author at MediaTerbuka</title>
	<link>https://www.mediaterbuka.com/author/mediaterbuka</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>10 Alasan Mengapa Orang Cerdas Hanya Memiliki Sedikit Teman</title>
		<link>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/alasan-mengapa-orang-cerdas-hanya-memiliki-sedikit-teman.html</link>
					<comments>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/alasan-mengapa-orang-cerdas-hanya-memiliki-sedikit-teman.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Media Terbuka]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Sep 2022 10:29:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Introspeksi Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Kesibukan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Keterbatasan Waktu]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitas Teman]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan Teman]]></category>
		<category><![CDATA[Prioritas Penting]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>Persahabatan mungkin salah satu ikatan yang paling bermakna di dalam kehidupan manusia, ikatan tersebut dibangun melalui rasa saling mempercayai satu sama lain memberikan dukungan tanpa pamrih dan tidak hanya mementingkan kepentingan diri sendiri. Tidak peduli apakah kamu punya seribu teman di Instagram, Facebook, Twitter atau apapun itu sejujurnya berapa banyak dari mereka yang benar-benar dekat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.mediaterbuka.com/2022/09/alasan-mengapa-orang-cerdas-hanya-memiliki-sedikit-teman.html">10 Alasan Mengapa Orang Cerdas Hanya Memiliki Sedikit Teman</a> appeared first on <a href="https://www.mediaterbuka.com">MediaTerbuka</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Persahabatan mungkin salah satu ikatan yang paling bermakna di dalam kehidupan manusia, ikatan tersebut dibangun melalui rasa saling mempercayai satu sama lain memberikan dukungan tanpa pamrih dan tidak hanya mementingkan kepentingan diri sendiri.</p>
<p>Tidak peduli apakah kamu punya seribu teman di Instagram, Facebook, Twitter atau apapun itu sejujurnya berapa banyak dari mereka yang benar-benar dekat dengan mu yang selalu kamu ajak untuk berbicara atau pergi nongkrong bersama kamu.</p>
<p>Secara umum orang cerdas tidak memiliki banyak teman, mereka menyadari betapa pentingnya dikelilingi oleh teman sejati dan mereka sangat menghargai ikatan persahabatan.</p>
<h2 id="10-alasan-mengapa-orang-cerdas-hanya-memiliki-sedikit-teman">10 Alasan Mengapa Orang Cerdas Hanya Memiliki Sedikit Teman</h2>
<h3 id="1-mampu-melihat-kedalam-diri-orang-lain">1. Mampu Melihat Kedalam Diri Orang Lain</h3>
<p>Memiliki tingkat kecerdasan yang di atas rata-rata berarti kamu dapat dengan mudah mendeteksi orang-orang yang selalu berusaha keras mencari perhatian agar bisa terkenal dan kamu cenderung menjaga jarak dari individu-individu seperti itu.</p>
<p>Kamu menolak untuk terlibat dengan orang-orang yang hanya mementingkan popularitas saja dan merasa bahwa mereka adalah memanjat social yang haus akan ketenaran, kamu menganggap kalau tipe individu seperti itu tidak pantas kamu jadikan teman dan juga tidak layak atas waktumu.</p>
<h3 id="2-melihat-pola-fikir-yang-kuat-dan-berbeda-dari-orang-lain">2. Melihat Pola Fikir Yang Kuat Dan Berbeda Dari Orang Lain</h3>
<p>Meskipun tindakan kamu jauh berbeda dengan tindakan dengan teman-teman mu, kamu memiliki mindset yang kuat yang memberikan kamu kebebasan untuk mengespresikan pemikiran mu sendiri.</p>
<p>Fikiran kamu tidak ada batasnya dan kamu selalu memiliki sesuatu yang menarik untuk di katakan kepada orang lain. Memang, kamu memiliki pola fikir dan cara berfikir yang berbeda dari orang lain tetapi setiap opini atau komentar negative yang di lontarkan kepada mu tidak akan membuatmu goyah sama sekali.</p>
<h3 id="3-tidak-takut-ketinggalan">3. Tidak Takut Ketinggalan</h3>
<p>Kamu mencoba untuk mengikuti apa yang sedang di lakukan semua orang tetapi kamu tidak menikmati terlibat di dalam pembicaraan yang tidak masuk akal dan tidak ada gunanya sama sekali.</p>
<p>Kamu tidak terlalu peduli dengan trend-trend baru yang sedang berlangsung dan kamu juga tidak begitu tertarik pada hal-hal materialistis, karena kamu merasa cukup puas dan senang dalam menjalankan aktifitasmu sendiri, kamu tidak pernah takut ketinggalan.</p>
<h3 id="4-memperhatikan-segala-sesuatu-dengan-lebih-mendalam-dibandingkan-orang-lain">4. Memperhatikan Segala Sesuatu Dengan Lebih Mendalam dibandingkan Orang Lain</h3>
<p>Kamu menghabiskan sebagian besar waktu mu untuk duduk dan mengamati segala sesuatu yang terjadi di sekitar mu, postingan yang terlalu berlebihan di media social seperti sekandal ataupun gosip yang tidak bermanfaat dan juga prilaku yang tidak sopan membuatmu kecewa dan kehilangan semangat.</p>
<p>Karena kamu percaya bahwa masih ada banyak sekali hal-hal penting lainya dihidup ini dari pada hal tersebut, kamu juga sangat rendah hati dan sering menyemangati orang-orang tetapi kamu tidak akan menghabiskan waktu dan menarok kepercayaan mu kepada individu-individu yang tidak pantas mendapatkanya.</p>
<h3 id="5-tidak-suka-terlibat-dalam-drama">5. Tidak Suka Terlibat Dalam Drama</h3>
<p>Segala jenis bentuk drama yang terjadi didalam sebuah hubungan pertemanan yang membuatmu jengkel dan juga tidak nyaman, kamu merasa kalau kamu sudah cukup dipusingkan oleh masalah-masalah yang sedang kamu hadapi dan tidak ingin orang lain semakin menambah beban hidup mu.</p>
<p>Setiap orang memiliki hati dan kemampuan untuk memikirkan apa yang mereka inginkan dan karena kamu tidak membutuhkan pengakuan dari orang lain, kamu menolak untuk terlibat didalam ikatan pertemanan.</p>
<h3 id="6-tidak-perlu-membuktikan-nilaimu-kepada-orang-lain">6. Tidak Perlu Membuktikan Nilaimu Kepada Orang Lain</h3>
<p>Kamu merupakan individu yang kuat dan mandiri seluruh hal-hal kecil di syukuri oleh mu dan kamu merasa puas dengan apa yang kamu miliki saat ini, karena kamu mampu menyemangati dirimu sendiri di masa-masa yang sulit, kamu tidak bergantung kepada orang lain dan merasa tidak ngeluh untuk membuktikan nilai mu kepada siapapun.</p>
<h3 id="7-sangat-berhati-hati-terhadap-orang-lain">7. Sangat Berhati-hati Terhadap Orang Lain</h3>
<p>Kamu sudah memiliki sahabat sejati yang setia menemanimu disaat senang dan susah, jadi kamu tidak benar-benar merasa perlu untuk mencari teman yang baru, kamu sangat berhati-hati dan membiarkan orang lain masuk kedalam hidup mu dan hanya akan menerima seseorang yang benar-benar baik dari segi cara berfikir kepribadian serta nilai-nilai yang di pegang.</p>
<p>Dan kalau misalnya ada individu yang ingin berteman denganmu kamu akan mengetes mereka untuk melihat apakah mereka benar-benar peduli denganmu atau jangan-jangan mereka hanya ingin memanfaatkanmu saja.</p>
<h3 id="8-orang-lain-menganggapmu-mengintimidasi">8. Orang Lain Menganggapmu Mengintimidasi</h3>
<p>Meskipun kamu sangat suka menyendiri kamu merupakan seseorang yang tidak bisa di sepelekan sama sekali, kamu tidak takut untuk mengungkapkan kebenaran atau menghadapi seseorang secara langsung ketika melakukan kesalahan dan karena alasan ini lah orang-orang sering melihatmu sebagai ancaman yang mengintimidasi.</p>
<p>Akan tetapi meskipun demikian ada beberapa individu yang bisa melihat dan menerima dirimu apa adanya dan orang-orang itu lah yang layak atas waktu dan usahamu.</p>
<h3 id="9-tidak-mudah-dimengerti-orang-lain">9. Tidak Mudah Dimengerti Orang Lain</h3>
<p>Seperti yang mungkin sudah kamu ketahui kebanyakan individu-individu yang jenius suka menyendiri dan hanya sedikit saja orang yang dapat memahami serta menerima mereka apa adanya.</p>
<p>Begitu juga dengan orang cerdas, kamu tampak-nya hidup didalam dunia mu sendiri dan aktivitas social lebih merupakan beban bagimu dari pada sesuatu yang menyenangkan, intinya semakin kamu berkomunikasi dengan orang lain semakin kamu merasa lelah dan terkuras energimu.</p>
<h3 id="10-fokus-mengejar-tujuan-dan-mimpi-mimpinya">10. Fokus Mengejar Tujuan Dan Mimpi-mimpinya</h3>
<p>Kamu merasa tidak nyaman dalam membagikan impian dan visimu dengan orang-orang yang fikiran sempit, kamu selalu bekerja keras dalam mencapai tujuan mu dan tidak suka menghabiskan waktu untuk melakukan hal-hal yang tidak berguna.</p>
<p>Jadi segala sesuatu yang bersifat sepontan seperti misalnya ajakan yang mendadak tidak pernah kamu terima sama sekali, karena hal itulah orang-orang cenderung berfikir kalau kamu adalah individu yang sangat kaku dan tidak fleksibel akan tetapi pada kenyataan-nya kamu hanya fokus untuk mengejar mimpi-mimpimu.</p>
<p>Para peneliti percaya bahwa mungkin ada konflik di antara cara manusia berevolusi dengan kehidupan serba cepat yang kita jalani, individu yang cerdas lebih mampu beradaptasi dengan kehidupan modern dan tidak terikat dengan kecenderungan evolusion manusia sehingga mereka tidak terlalu membutuhkan interaksi social.</p>
<p>Jadi, jika kamu tidak memiliki banyak teman janganlah putus asa, mungkin saja kamu hanyalah seseorang yang sangat cerdas.</p>
<p>Jika kalian menikmati artikel ini, silakan tekan tombol share agar saya terus semangat membuat artikel seperti ini, coba tulis di kolom komentar yang mempunyai sifat seperti yang di atas terimakasih.</p>
<p>The post <a href="https://www.mediaterbuka.com/2022/09/alasan-mengapa-orang-cerdas-hanya-memiliki-sedikit-teman.html">10 Alasan Mengapa Orang Cerdas Hanya Memiliki Sedikit Teman</a> appeared first on <a href="https://www.mediaterbuka.com">MediaTerbuka</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/alasan-mengapa-orang-cerdas-hanya-memiliki-sedikit-teman.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengatasi Sifat Males Belajar (Metode Disiplin Orang Jepang)</title>
		<link>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/mengatasi-sifat-males-belajar-metode-disiplin-orang-jepang.html</link>
					<comments>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/mengatasi-sifat-males-belajar-metode-disiplin-orang-jepang.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Media Terbuka]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2022 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>Sering banget engga sih? Pas kalian melakukan suatu pekerjaan ataupun cita cita yang ingin kalian capai rasanya tuh kaya berat banget pas kalian mau mulai rasanya berat banget. Bisa jadi nih udah janji ke diri kalian masing-masing untuk “mulai hari ini” akan tetapi setelah kalian fikir-fikir rasanya mending di lakukan “ besok aja deh “ [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.mediaterbuka.com/2022/09/mengatasi-sifat-males-belajar-metode-disiplin-orang-jepang.html">Mengatasi Sifat Males Belajar (Metode Disiplin Orang Jepang)</a> appeared first on <a href="https://www.mediaterbuka.com">MediaTerbuka</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sering banget engga sih? Pas kalian melakukan suatu pekerjaan ataupun cita cita yang ingin kalian capai rasanya tuh kaya berat banget pas kalian mau mulai rasanya berat banget.</p>
<p>Bisa jadi nih udah janji ke diri kalian masing-masing untuk “mulai hari ini” akan tetapi setelah kalian fikir-fikir rasanya mending di lakukan “ besok aja deh “ dan sayangnya nih pas besoknya bilang lagi “ah lusa aja deh” dan pas lusa kalian bilang “awal bulan aja deh biar enak” sampai pada akhirnya pekerjaan itu engga kalian kerjakan sama sekali.</p>
<p>Nah pastinya banyak banget nih yang punya masalah kaya gini bahkan saya sendiri juga ngrasaiin hal ini sekarang, engga jarang kita semua selalu menunda-nunda pekerjaan yang sebenernya penting dalam hidup kita atau juga kita semua suka melakukan suatu pekerjaan itu di akhir tenggang waktu yang di kasih jadinya kaya di tunda-tunda terus, entah itu nunda olahraga, kerja, ngerjaiin PR, belajar dan lain sebagainya.</p>
<p>Padahal prilaku tersebut bisa dibilang engga baik kalau keterusan dan pada akhirnya kemungkinan akan membuat hasil kerja kalian engga maksimal, terus kira-kira apa si yang menyebabkan hal ini? Penyebanya seharusnya beragam si, nah yang sering saya denger adalah rasa males.</p>
<p>Nah terus ada pertanyaan seperti ini:</p>
<p>Bagai mana cara mengatasi males? Terus gimana si cara-nya engga nunda-nuda lagi?</p>
<p>Nah kalian semua jangan hawatir baca artikel ini sampai habis di sini saya akan ngebahas tentang salah satu prinsip yang bisa kalian pake buat mengatasi dan melawan rasa males.</p>
<p>Akan tetapi sebelum lanjut ke pembahasanya alangkah baiknya kalian semua bantu artikel ini karena artikel ini sangat membutuhkan dukungan kalian dengan cara like dan share agar artikel ini bisa berkembang seperti yang lainya.</p>
<p>OK langsung saja berikut penjelasan mengenai:</p>
<h2 id="mengatasi-rasa-malas-belajar-dan-rasa-malas-lainnya">Mengatasi Rasa Malas Belajar Dan Rasa Malas Lainnya</h2>
<p>Ngomong-ngomong soal males mungkin kita perlu belajar nih dari negara yang kita tau negara ini tu anti banget nih sama yang namanya rasa males negara apa kah itu? NEGARA JEPANG.</p>
<p>Yang kita tau jepang itu terkenal dengan setatus kerjanya yang baik dan orangnya disiplin, tapi pertanyaanya ko bisa si sebuah negara punya prinsip kaya gitu?</p>
<p>Nah ternyata dari kecil mereka itu udah di latih untuk punya prinsip tertentu, mereka itu dilatih mengulang berbagai macam rutinitas kecil yang positif setiap harinya dan rutinitas ini ahirnya jadi ngebudaya dan mereka pakai terus sampai mereka dewasa.</p>
<p>Jadinya pas udah dewasa orang-orang jepang ini jadi pribadi yang di siplin dan engga males-malesan, konsep tentang rutinitas ini akhirnya di beri sebuah nama tertentu namanya adalah “TEKNIK KAIZEN”.</p>
<p>Dari segi bahasa KAIZE itu di ambil dari dua suku kata yaitu (KAI) berubah dan (ZEN) kebijaksanaan. Dua kata ini menciptakan satu makna yang artinya adalah perubahan dalam hidup bisa di capai secara perlahan dan penuh kebijak sanaan.</p>
<p>Prinsip KAIZEN ini juga di kenal sebagai prinsip (1 menit) karena prinsip ini itu intinya adalah ngelatih seseorang untuk melakukan sesuatu hanya dalam satu menit dalam setiap harinya di waktu yang sama.</p>
<p>Contohnya gini :</p>
<p>Misalkan kalian mau pus-up nih cobain aja dulu 1 menit dalam satu hari dan kalian lakukan itu setiap hari di waktu yang sama atau engga kalian ingin bermain gitar yaudah kalian pilih prinsip ini coba dulu belajar gitar 1 menit setiap hari misalkan mainya jam 7 ya kalian besoknya mainya jam 7 juga dalam setiap harinya.</p>
<p>Nah karena prisip ini itu sederhana banget prinsip ini bisa kalian lakukan bebagai macam hal lainya misalkan membaca, menulis, ngerjain tugas dan apa pun yang ingin kalian lakukan.</p>
<p>Akan tetapi dengan catatan kalian harus ngelakuinya tanpa distraksi apapun jadi harus fokus, menariknya prinsip (1 menit) ini akan ngelatih diri kalian untuk lebih bertanggung jawap karena ketika kalian berhasil ngejalanin (1 menit) itu ini akan ngebuat perasaan kalian lebih baik karena kalian udah ngerasa berhasil nih nglakuin satu hal dengan tuntas dan perasaan ini bakal bikin kalian ketagihan karena kalian udah bertanggung jawap 1 tugas yang kalian punya dan kalin udah menyelesaikan tugas itu.</p>
<p>Jadinya ada “sense of proogres” dalam hidup kalian dan ini bakal bikin kalian ketagihan karena bikin nagih (1 menit) ini kalau kalian rutinin setiap hari-nya biyasnaya bakalan nambah terus, jadi kalian bakal mulai ketagihan di hari-hari setelahnya mungkin di hari pertama kalin cukup dengan 1 menit misalkan main gitar ataupun main apa gitu, akan tetapi di hari selanjutnya mungkin 1 menit itu bisa nambah ke 5 menit dan di hari-hari selanjutnya nambah lagi sampai 20 menit sampai mungkin berjam-jam kalian melakukan hal itu.</p>
<p>Tapi kuncinya balik lagi ya kalian harus konsisten dengan melakukanya setiap hari biar jadi kebiyasaan sekilah prinsip ini terlihat mengenplikasi banget dan jadinya meragukan dan tidak efektif akan tetapi gini coba deh kalian fikir.</p>
<p>Kalau usaha terlalu keras dan mungkin engga rutin ini kemungkinan bakalan ngabisin tenaga kalian dan bakal buat kalian lebih cape akhirnya kalian menjadi males dan lama kelamaan kalian bakal merasa bosen dan engga konsisten.</p>
<p>Perubahan dalam hidup itu bisa dicapai secara perlahan dan dengan penuh kebiyasaan jadi mendingan dikit-dikit aja yang di lakuin tapi dengan rutin dari pada banyak tapi engga rutin kan percuma.</p>
<p>Dan menariknya juga nih kalau kalian rutin memperlajari dan mengulang suatu ini setiap harinya kalian bakal jadi lebih menguasai juga hal yang kalian pelajari dan kalin engga bakal mudah lupa setiap hal yang kalian pelajari.</p>
<h2 id="ada-salah-satu-peneliti-dari-psikolog">Ada Salah Satu Peneliti Dari Psikolog</h2>
<p>Hal ini pernah di teliti juga dengan salah satu psikolog asal jerman yang bernama “Hermann Ebbinghaus” di penelitianya dia melajari tentang (kemampuan mengingat) dia bilang bahwa kemampuan pengingat seseorang itu bakal menurun derastis kalau cuman dapet informasi-nya sekali dan infonya itu banyak apalagi kalau engga pernah di review dan di ulang lagi informasinya.</p>
<p>Akan tetapi ada pengecualian ketika kalian melakukan (REPETISI) mengulang kembali materi yang udah kalian pelajari kalau kalian lakukan secara rutin kalin engga hanya sekedar tau akan tetapi pelajaran yang kalian pelajari akan nempel di otak dan engga bakalan ilang bisa di sebut dengan ilmu pasti.</p>
<p>Secara engga langsung prinsip (KAEZAN) ini sebenernya sejalan banget sama apa yang di temukan sama “ Ebbinghaus “ ketika kalian mengulang satu hal secara engga sadar hal tersebut bakal jadi suatu kebiyasaan.</p>
<p>Prinsip KAEZAN ini juga bisa di kerjain sama siapapun dan bisa di terapkan di bidang kehidupan apapun karena gampang banget kan kalian tinggal ngeluangin waktu minimal 1 menit lah setidaknya dan yang saya suka dengan prinsip ini karena prinsip ini sejalan banget dengan ngebuat kalian lebih baik nih se-engganya 1% setiap harinya.</p>
<p>Karena kalau kalian tambahin 1% setiap harinya lama kelamaan setiap harinya itu persenya akan bertambah jadi ribuan persen (COMPUND INTEREST) bahkan bisa lebih dari itu.</p>
<p>Inilah yang di namankan COMPUND INTEREST, sebenernya sama dengan investasi akan tetapi investasinya itu ke otak kalian jadi mirip nih dengan nabung saham kalau kalian nabung saham terus maka bunga dari saham itukan akan bertambah terus yang kalian dapat.</p>
<p>Oky mungkin itu saja pembahasan mengenai tentang mengatasi males semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua, dan buat kalian semua kapan nih mulai menyempatkan 1 menit dalam setip hariny coba jawap di kolom komentar ya.</p>
<p>The post <a href="https://www.mediaterbuka.com/2022/09/mengatasi-sifat-males-belajar-metode-disiplin-orang-jepang.html">Mengatasi Sifat Males Belajar (Metode Disiplin Orang Jepang)</a> appeared first on <a href="https://www.mediaterbuka.com">MediaTerbuka</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/mengatasi-sifat-males-belajar-metode-disiplin-orang-jepang.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>9 Alasan Mengapa Orang Cerdas Lebih Suka Menyendiri</title>
		<link>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/9-alasan-mengapa-orang-cerdas-lebih-suka-menyendiri.html</link>
					<comments>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/9-alasan-mengapa-orang-cerdas-lebih-suka-menyendiri.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Media Terbuka]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2022 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>Apakah Kalian suka tinggal di rumah dari pada pergi keluar dengan teman-teman mu. Jika kamu menjawap ( iya ) mungkin aman untuk di katakana bahwa secara umum kamu merasakan lebih nyaman saat sendirian dari pada melakuan sesuatu terhadap orang lain, sementara banyak orang di luar sana yang suka menghabiskan waktu dengan sahabat atau orang yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.mediaterbuka.com/2022/09/9-alasan-mengapa-orang-cerdas-lebih-suka-menyendiri.html">9 Alasan Mengapa Orang Cerdas Lebih Suka Menyendiri</a> appeared first on <a href="https://www.mediaterbuka.com">MediaTerbuka</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Kalian suka tinggal di rumah dari pada pergi keluar dengan teman-teman mu. Jika kamu menjawap ( iya ) mungkin aman untuk di katakana bahwa secara umum kamu merasakan lebih nyaman saat sendirian dari pada melakuan sesuatu terhadap orang lain, sementara banyak orang di luar sana yang suka menghabiskan waktu dengan sahabat atau orang yang mereka suka.</p>
<p>Penelitian menunjukan bahwa individu yang memiliki IQ yang lebih tinggi di banding kan orang lain merasa paling bahagia ketika mereka memiliki interaksi social yang lebih sedikit. Ada beberapa penjelasan untuk hal tersebut dan pada artikel ini saya akan memahas tentang 9 alasan mengapa orang cerdas lebih suka menyendiri.</p>
<p>Akan tetapi sebelum masuk ke pembahasanya saya mengucapkan banyak terimakasih sudah mampir ke artikel ini dan artikel sangat membutuhkan kalian dengan cara like dan share agar artikel ini bisa berkembang seperti yang lainya.</p>
<p>Oky langsung saja berikut penjelasan mengenai tentang :</p>
<h2 id="9-alasan-mengapa-orang-cerdas-lebih-suka-menyendiri">9 Alasan Mengapa Orang Cerdas Lebih Suka Menyendiri</h2>
<h3 id="1-mereka-menghargai-produktivitas">1. Mereka Menghargai Produktivitas</h3>
<p>Mayoritas orang pada umumnya merasa nyaman dan memiliki kinerja yang baik ketika mereka bekerja dalam kelompok karena mereka bisa menggunakan kekuatan masing-masing individu untuk saling menutupi kelemahan yang ada.</p>
<p>Disisi lain orang yang pintar merasa frustasi ketika mereka bekerja dengan orang lain karena kebanyakan kerjanya tidak melihat gambaran yang lebih besar dan malah berfokus ke hal-hal kecil yang tidak penting dari sebuah permasalahan yang ada.</p>
<p>Individu yang cerdas sering memilih untuk untuk bekerja sendirian bukan karena mereka membenci orang lain akan tetapi karena mereka percaya bahwa mereka akan menyelesaikan segala sesuatu dengan lebih efektif dan juga efisien.</p>
<h3 id="2-mereka-sering-memiliki-perspektif-atau-sudut-pandang-yang-berbeda">2. Mereka Sering Memiliki Perspektif Atau Sudut Pandang Yang Berbeda</h3>
<p>Karena pada dasarnya tingkat kecerdasan dan rasa keingintahuan berkorlasi secara sikfinikan, orang cerdas sering menghabiskan banyak waktu untuk merenung untuk mengamati, melakukan demikiyan memungkinkan mereka utuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam serta perspektif yang berbeda di bandingkan dengan orang-orang di sekitar mereka.</p>
<p>Selain itu karena orang pintar melakukan persepsi dan kemampuan yang unik untuk mengenali pola-pola halus mereka sering menemukan jawaban atau solusi atas permasalahan yang seting kali tidak bisa di selesaikan orang lain. Maka dari itu kebanyakan individu yang memiliki sudut pandang yang berbeda cenderung menjadi penemu pilihan dan jenius yang kreatif.</p>
<h3 id="3-mereka-merasa-nyaman-menjadi-berbeda-dari-orang-lain">3. Mereka Merasa Nyaman Menjadi Berbeda Dari Orang Lain</h3>
<p>Beberapa orang akan menyebut mereka sebagai penyendiri aneh atau exsentrik, tetapi individu yang cerdas benar-benar merasa nyaman dengan diri mereka sendiri dan juga cara befikir mereka.</p>
<p>Kepribadian serta pola fikir yang berbeda membantu orang pintar dengan baik dalam mengejar mimpi atau tujuan hidup mereka. Selain itu individu-individu ini juga merasa damai dan tentram ketika berada di dalam keheningan</p>
<h3 id="4-kesendirian-membantu-mereka-lebih-menghargai-orang-lain">4. Kesendirian Membantu Mereka Lebih Menghargai Orang lain</h3>
<p>Hanya karena orang cerdas lebih memilih untuk menyendiri di bandingkan bersosialisasi tidak berarti mereka semua adalah manusia yang apatis terhadap sesamanya, Faktanya sebagian besar dari orang tersebut benar-benar peduli kepada orang lain dan merupakan manusia paling dermawan yang penah kamu temui di dalam hidupmu.</p>
<p>Sebenarnya menghabiskan waktu sendirian membantu individu-individu yang pintar untuk smengembangkan apresiasi yang lebih besar untuk orang lain, karena orang cerdas tidak sering bersosialisasi dengan seksamanya secara rutin.</p>
<p>Mereka menghabiskan lebih banyak waktu yang bekualitas dengan beberapa orang terdekat di dalam hidup mereka dan ini memungkinkan individu-individu yang menjalin hubungan yang dalam dan memahami sesamanya dengan lebih baik.</p>
<h3 id="5-mereka-tidak-mencari-pengakuan-dari-orang-lain">5. Mereka Tidak Mencari Pengakuan Dari Orang Lain</h3>
<p>Ingin di akui oleh orang lain adalah keinginan dasar manusia yang sudah ada sejak lahir tidak peduli seberapa tingginya tingkat kecerdasan seseorang, namun yang membedakanya individu yang pintar adalah tidak mencari pengakuan dari setisp orang yang mereka temui, melainkan lingkaran pertemanan kecil merekalah yang memberikan semua pengakuan yang merekak butuhkan.</p>
<p>Selain itu orang cerdas biyasanya merasa percaya diri untuk mengabaikan opini atau cibiran yang negative, mereka tidak terlalu peduli apakah orang lain menyukai mereka atau tidak.</p>
<h3 id="6-mereka-menghabiskan-banyak-waktu-untuk-membaca">6. Mereka Menghabiskan Banyak Waktu Untuk Membaca</h3>
<p>Membaca adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kecerdasan melakukan demi kiyan dapat membantu kita untuk membangun kosa kata meningkatkan keterampilan verbal dan menambah pengetahuan umum.</p>
<p>Orang cerdas cenderung dikenal sebagai pribadi yang gemar membaca yang mengedukasi diri mereka senndiri dengan membaca apapun yang bisa mereka baca, individu yang pintar suka belajar tentang sejarah, budaya, hewan, fakta-fakta unik dan dunia pada umumya.</p>
<p>Dan karena membaca membutuhkan kedamaian dan ketenangan mereka suka menyendiri untuk melakukan demikiyan.</p>
<h3 id="7-mereka-sering-memiliki-jadwal-yang-berbeda-dari-orang-lain">7. Mereka Sering Memiliki Jadwal Yang Berbeda Dari Orang Lain</h3>
<p>Orang cerdas lebih cenderung memiliki siklus tidur yang berbeda di banding kan dengan individu yang memiliki IQ rendah, sebuah penelitian menunjukan kolerasi yang kuat antara kecerdasan dan waktu tidur seseorang.</p>
<p>Jadi pada dasarnya semakin lama kamu tidur maka semakin tinggi IQ-mu individu yang pinter cenderung merupakan seorang burung hantu yang lebih suka bekerja di malam hari dan tidur di siang hari.</p>
<p>Merak pada umumnya mencapai puncak produktifitas dan kreatifitas di malam hari yang memberi mereka ledakan energy untuk di curahkan pada hal-hal seperti penemuan sesuatu yang baru, ide-iede yang unik dan sebagainya.</p>
<p>Maka dari itu karena orang cerdas memiliki jadwal yang tidak sesuai dengan orang lain mereka memiliki lebih sedikit waktu untuk bersosialisasi.</p>
<h3 id="8-mereka-membutuhkan-lebih-banyak-waktu-tenang-untuk-mengambil-keputusan">8. Mereka Membutuhkan Lebih Banyak Waktu Tenang Untuk Mengambil Keputusan</h3>
<p>Individu yang pintar sadar dan faham bahwa mengambil keutusan adalah sesuatu yang membutuhkan pertimbangan yang cermat dan maka dari itu mereka memerlukan ruang untuk memproses fikiran mereka.</p>
<p>Orang cerdas cenderung mengumpulkan informasi selengkap mungkin dan banyak menghabiskan waktu untuk menganalisis sesuatu dan dari setiap aspek yang ada sebelum pada akhirnya mengambil keputusan.</p>
<h3 id="9-mereka-tidak-takut-ketinggalan">9. Mereka Tidak Takut ‘Ketinggalan’</h3>
<p>Rasa takut ketinggalan mengacu pada perasaan seseorang yang kerap merasa hawatir akan ketinggalan sesuatu pristiwa atau tren menarik yang sedang belangsung saat ini, baik di dunia nyata maupun di dunia maya.</p>
<p>Perasaan tersebut bisa menimpas siapa saja tetapi tidak dengan orang cerdas, individu yang pintar tidak pernah merasa cemas akan ketinggalan sesuatu yang firal dan malah sebaliknya mereka memilih untuk menghargai momen-momen masa kini.</p>
<p>Itulah 9 alasan mengapa individu yang cerdas lebih suka menyendiri di bandingkan besosialisasi dengan orang lain sementara interaksi manusi seharunya membuat orang lain menjadi lebih bahagia, orang Cerda tampakmya lebih nyaman menyendiri dan ingatlah bahwa ini bukan lah merupakan hal ynag buruk .</p>
<p>Apa pendapat pemikiran kalian dengan artiekl ini? dari 9 alasan yang sudah di sebutkan alasan mana yang menurut kalian paling tepat? Bagikan pemikiran kalian di kolom komentar di bawah artikel ini.</p>
<p>The post <a href="https://www.mediaterbuka.com/2022/09/9-alasan-mengapa-orang-cerdas-lebih-suka-menyendiri.html">9 Alasan Mengapa Orang Cerdas Lebih Suka Menyendiri</a> appeared first on <a href="https://www.mediaterbuka.com">MediaTerbuka</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/9-alasan-mengapa-orang-cerdas-lebih-suka-menyendiri.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Investasi</title>
		<link>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/apa-itu-investasi.html</link>
					<comments>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/apa-itu-investasi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Media Terbuka]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Sep 2022 11:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>Tiga kata yang saya cari setiap mau belajar sesuatu yang baru (Simpel, Gampang &#38; Cepat) engga ada alasan untuk engga memulai-nya dari sekarang karena makin di tunda potensinya adalah meninggalkan. Pada artikel ini saya ingin sering pengalaman nabung saya beberapa waktu belakangan ini, karena finansial dan investasi ini adalah salah satu kebutuhan kita di zaman [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.mediaterbuka.com/2022/09/apa-itu-investasi.html">Apa Itu Investasi</a> appeared first on <a href="https://www.mediaterbuka.com">MediaTerbuka</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tiga kata yang saya cari setiap mau belajar sesuatu yang baru (Simpel, Gampang &amp; Cepat) engga ada alasan untuk engga memulai-nya dari sekarang karena makin di tunda potensinya adalah meninggalkan.</p>
<p>Pada artikel ini saya ingin sering pengalaman nabung saya beberapa waktu belakangan ini, karena finansial dan investasi ini adalah salah satu kebutuhan kita di zaman sekarang bahkan 10 tahun yang lalu bisa di ulang salah satu yang saya seriusin banget dalam hidup adalah “Finansial &amp; Investasi”.</p>
<blockquote><p><em>&#8220;Karena waktu engga bisa di beli</em><br />
<em>Engga bisa di putar kembali.</em><br />
<em>Dan masa muda cuman ada sekali&#8221;.</em></p></blockquote>
<p>Teruntuk temen-temen yang baca artikel ini udah memulai investasi apapun alasanya temen-temen punya prinfilet lebih, Karena sudah memulai lebih awal semoga konsisten dan nyampe sampe ketarget dan tujuanya temen-temen.</p>
<p>Tapi untuk belum memulai jangn khawatir, lebih baik memulai sekarang dari pada terus menunda. Lebih baik terlambat dari pada engga sama sekali dan jangan ulangin kesalahan lagi ya temen-temen.</p>
<p>Investasi ternyata seinpek itu terhadap persiapan masa depan kita, meskipun sedikit mungkin kita cuman bisa nabung 100 ribu atau 200 ribu atau mungkin 500 ribu 1 bulan seharga tiket nonton ya engga papa yang penting mulai dari sekarang.</p>
<p>Semakin ada kata tapi dan nanti, kita semakin memperlambat dan mempersempit durasi waktu persiapan kita dalam menghadapi masa depan.</p>
<h2 id="2-alasan-kenapa-kita-harus-mulai-nabung-dan-investasi-sedini-mungkin">2 Alasan Kenapa Kita Harus Mulai Nabung Dan Investasi Sedini Mungkin</h2>
<h3 id="1-engga-ada-yang-namanya-kaya-instan">1. Engga Ada Yang Namanya &#8220;Kaya Instan&#8221;</h3>
<p>Makanya proses adalah hal yang engga bisa kita sekip</p>
<h3 id="2-mempersiapkan-masa-depan-sedini-mungkin">2. Mempersiapkan Masa depan sedini mungkin</h3>
<p>Ada istilah orang bijak seperti ini:</p>
<blockquote><p><em>&#8220;The future is unpredictable</em><br />
<em>But the wast way to predict the future</em><br />
<em>Is CREATE IT now&#8221;.</em></p>
<p><em>&#8220;Masa depan itu engga pasti, namun</em><br />
<em>Cara terbaik untuk mempersiapkanya adalah:</em><br />
<em>Muali itu dari sekarang&#8221;.</em></p></blockquote>
<p>Sama halanya seperti finansial semakin cepat di persiapkan sedikit demi sedikit, tapai kalau konsisten percayalah bakal terkumpul juga. Nah ini tentu di sesuaikan dengan tujuan investasi kita masing-masing, ada yang tujuanya untuk dana pensiun ataupun pendidikan, beli rumah, beli kendaran, liburan dan lain-lain.</p>
<p>Yang jelas semakin dini kita mengumpulakn maka durasi yang kita punya untuk mempersiapkan itu lebih panjang dan hasilnya tentu akan lebih maksimal. Nah setelah kurang lebih 2 tahunan saya belajar sana sini belajar dan dapat saran langsung nih dari beberapa mentor sampai akhirnya saya mulailangsung praktek akhirnya pilihan saya jatuh pada bibit untuk menabung reksa dana.</p>
<p>Pada intinya investasi itu adalah sebuah aktivitas menyimpan atau menempatkan dana pada periode tertentu dengan harapan penyimpanan tersebut akan menimbulkan keuntungan atau peningkatan nilai investasi. Seorang yang berinvestasi disebut dengan investor atau penanam modal.</p>
<p>Mungkin cukup sekian pembahasan tentang investasi, buat temen-temen yang ingin bertanya tentang investasi bisa langusng tulis di kolom komentar.</p>
<p>Oky begitu saja terimakasih buat temen-temen yang udah mampir ke artikel ini jangn lupa like dan share apa bila artikel ini bermanfaat, sampai ketemu di artikel selanjutanya terimakasih.</p>
<p>The post <a href="https://www.mediaterbuka.com/2022/09/apa-itu-investasi.html">Apa Itu Investasi</a> appeared first on <a href="https://www.mediaterbuka.com">MediaTerbuka</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/apa-itu-investasi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknik Membuka Presentasi Yang Baik Dan Benar</title>
		<link>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/teknik-membuka-presentasi-yang-baik-dan-benar.html</link>
					<comments>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/teknik-membuka-presentasi-yang-baik-dan-benar.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Media Terbuka]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Sep 2022 10:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[<p>Ada 3 teknik untuk membuka sebuah presentasi dengan menarik. 1. Menggunakan tujuan sampaikan maksut dan tujuan kalian ketika membuka sebuah presentasi 2. Menggunakan cerita sampaikan sebuah kisah yang menarik yang terhubung dengan topik presentasi kalian. 3. Menggunakan data &#38; fakta pilih sebuah data yang menarik yang orang denger dan gunakan sebagai pembukaan Dalam artikel ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.mediaterbuka.com/2022/09/teknik-membuka-presentasi-yang-baik-dan-benar.html">Teknik Membuka Presentasi Yang Baik Dan Benar</a> appeared first on <a href="https://www.mediaterbuka.com">MediaTerbuka</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ada 3 teknik untuk membuka sebuah presentasi dengan menarik.</p>
<p>1. Menggunakan tujuan sampaikan maksut dan tujuan kalian ketika membuka sebuah presentasi</p>
<p>2. Menggunakan cerita sampaikan sebuah kisah yang menarik yang terhubung dengan topik presentasi kalian.</p>
<p>3. Menggunakan data &amp; fakta pilih sebuah data yang menarik yang orang denger dan gunakan sebagai pembukaan</p>
<p>Dalam artikel ini saya akan menjelaskan teknik tersebut dan akan saya ambil teknik yang ke 3 yakni menggunakan data dan fakta, apa langkah-langkah yang harus kita lakukan ketika ingin membuka sebuah presentasi menggunakan data dan fakta.</p>
<p>Sebelum lanjut ke pembahasanya saya ingin mengucapkan banyak terimakasih buat kalian yang udah mampir ke artikel ini dan artikel ini sangat membutuhkan bantuan kalian dengan cara like dan share agar artikel ini bisa berkambang seperti yang lainya.</p>
<p>Oky langsung saja berikut:</p>
<h2 id="3-langkah-sederhana-untuk-membuka-sebuah-presentasi">3 Langkah Sederhana Untuk Membuka Sebuah Presentasi</h2>
<h3 id="1-cari-data-yang-mau-diangkat">1. Cari data yang mau diangkat</h3>
<p>Jadi pilih data yang sesuai dengan topik materi kalian.</p>
<p>Misalkan:</p>
<blockquote><p><em>“Saya ingin mencoba ingin berbicara topik public speaiking kenapa hal ini penting kenapa orang perlu belajar public speaiking”</em></p></blockquote>
<p>Saya brosing saya liat liat data yang ada ternyata ada satu yang saya temukan sebuah data di mana didalam data itu ada yang mengatakan bahwa “Ketakutan terbesar banyak orang itu adalah public speaking” bahkan mengalahkan ketakutan mereka akan ketinggian, takut di suntik, takut dengan hantu,takut dengan badut, takut tenggelam dan seterusnya.</p>
<p>Jadi banyak orang lebih takut ketika harus berdiri berbicara kedepan umum melakukan public speaking ketimbang hal yang lain sepertinya yang seharusnya lebih mereka takutkan, ini sebuah data yang menarik kalau kita pelajari lebih jauh data ini tadi langkah pertama udah kita temukan datanya kita lihat sudut pandang apa yang kita angkat dalam pembukaan.</p>
<h3 id="2-pelajari-baik-baik-data-tersebut">2. Pelajari baik-baik data tersebut</h3>
<p>Dalami datanya lihat sisi mana data tersebut bisa kalian angkat untuk sebuah pembukaan presentasi . Maka disini saya melihat bahwa kita bisa menekankan public speaking adalah ketakuta terbesar banyak orang yang kalau kita bisa mengatasi ketakutan itu kita akan lebih bisa memperoyeksi-kan diri dengan lebih baik di hadapan orang banyak.</p>
<h3 id="3-susun-kalimat-pembukaan">3. Susun kalimat pembukaan</h3>
<p>Sampaikan dengan prcaya diri dengan semangat dengan menarik sehingga nanti kalian pun bisa menciptakan perhatian yang kuat dari audiens lewat pembukaan yang menarik.</p>
<p>Dan saya akan menggunakan data tadi fakta tadi saya gunakan dalam sebuah teknnik pembukaan presentasi, misalkan:</p>
<p>Saya akan berpresentasi dan saya akan sering tentang “bagaimana kita berani public speaking” maka saya akan angkat teknik dalam pembukaan saya, saya akan buka seperti ini:</p>
<blockquote><p>“Tau kah anda menurut sebauh penelitian yang dilakukan oleh seseorang tenyata mayoritas orang di amerika itu takut dengan Public speaking (berbicara di tempat umum) ketakutan ini melebihi ketakutan mereka akan ketinggian, binatang yang berbahaya, takut tenggelam dan takut-takut yang lain, padahalakn berbicara tinggal berdiri di depan ngomong sedangkan yang lain itu lebih berbahaya sebenarnya tapi kenapa ko orang takut. Karena orang takut harga dirinya terganggu, bayangkan jika anda mampu tampil dengan baik dalam sebuah public speaking maka anda pun akan bisa menampilkan gagasa, ide, pengetahuan anda lebih kuat lagi.Hari ini kita akan belajar seperti apa cara belajar Public speaking yang cepat dan mudah”.</p></blockquote>
<p>Itulah sebuah contoh pembukaan presentasi, jadi dengan memanfatkan sebuah data dan fakta maka saya bisa menggunakan untuk pembukaan yang menarik. Jadi buat temen-temen sekalian terimakasih sudah membaca artikel ini sampai akhir semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua.</p>
<p>Mungkin cukup sekian pembahasan mengenai masalah teknik membuka presentasi dengan baik samapi ketemu di artikel selanjutnya terimakasih.</p>
<p>The post <a href="https://www.mediaterbuka.com/2022/09/teknik-membuka-presentasi-yang-baik-dan-benar.html">Teknik Membuka Presentasi Yang Baik Dan Benar</a> appeared first on <a href="https://www.mediaterbuka.com">MediaTerbuka</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.mediaterbuka.com/2022/09/teknik-membuka-presentasi-yang-baik-dan-benar.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
